Minyak Bulus

Mengenal hewan bulus

Mungkin diantara kita ada yang baru pertama kali mendengar hewan bulus. Ya, secara fisik hewan ini  mempunyai postur mirip dengan kura-kura, atau lebih mirip seperti penyu di laut. Namun, berbeda dengan penyu, hewan yang di Indonesia banyak di temukan di Kalimantan ini mempunyai habitat di sungai, kolam, danau, ataupun kolam pembibitan ikan.

Bulus (Amyda cartilaginea)

Bulus, dalam bahasa latin berjenis Amyda cartilaginea, adalah sejenis kura-kura yang berpunggung lunak. Tempurungnya lunak, tidak seperti kura-kura yang keras. Bulus masuk dalam anggota suku Trionychidae. Disebut berpunggung lunak karena sebagian perisainya terdiri dari tulang rawan dan tempurung punggungnya (karapas) dilapisi oleh kulit tebal dan licin. Dalam bahasa Inggris, hewan ini dikenal dengan nama Softshell Turtle atau Asiatic softshell turtle mengingat hewan ini banyak ditemukan di wilayah Asia.

Warnanya hewan ini bervariasi mulai dari hitam, abu-abu hingga hijau kecoklatan. Hewan-hewan yang berusia muda memiliki bintik-bintik lebih banyak dan jelas. Warna bintiknya kekuningan, terang ataupun buram. Kadang-kadang terdapat 6-10 bercak bulat agak gelap bertepi putih, tersusun dalam deretan melengkung di punggungnya. Sisi bawah tubuhnya bertekstur halus dan licin, berwarna keputihan.

bulus berusia muda

Apa makanan Bulus?

Bulus termasuk kategori omnivora, yang berarti ia akan makan dari tumbuhan dan juga hewan. Ia memiliki kemampuan untuk tinggal di bawah air untuk jangka waktu yang lama karena struktur insangnya yang dimilikinya. Hal ini memberikan kemampuan bulus untuk menyelinap untuk mencari mangsa. Bulus suka makan berbagai makanan, termasuk kepiting, ikan, serangga, cacing, telur, amfibi, dan bahkan bangkai burung yangn hanyut di sungai. Ketika mereka tidak menemukan daging, mereka akan memilih untuk makan buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian tanaman. Mereka sebagian besar berburu dan mencari makan selama malam hari.